
Pekanbaru – Top Melayu.com
Menjelang genap satu tahun memimpin Kota Pekanbaru, kinerja Wali Kota Agung Nugroho mendapat perhatian dan penilaian dari berbagai lapisan masyarakat. Sejumlah persoalan yang selama ini menjadi keluhan warga mulai menunjukkan perbaikan, meski masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan ke depan.
Perbaikan infrastruktur, khususnya jalan rusak, menjadi capaian yang paling dirasakan masyarakat. Jalan-jalan yang sebelumnya berlubang dan rusak kini mulai diperbaiki secara bertahap. Selain itu, pembenahan fasilitas publik serta kebijakan layanan gratis, seperti penghapusan tarif parkir di ritel modern, turut mendapat apresiasi warga.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa dirinya bersama Wali Kota terus menjaga kekompakan dan berbagi peran dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar program pembangunan dapat berjalan optimal.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Isa Lahamid, menilai kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius Anwar cukup solid dan serius dalam membenahi kota. Ia berharap inovasi terus dilakukan demi menciptakan kenyamanan dan ketenteraman warga, serta sinergi antara pemerintah kota dan DPRD tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua Forum Pekanbaru Kota Bertuah, Masril Ardi, mengapresiasi perbaikan jalan yang mulai dirasakan masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar fokus perbaikan diarahkan pada jalan berstatus jalan kota serta meminta konsistensi dalam merealisasikan janji kampanye, termasuk bantuan rumah ibadah dan layanan kesehatan gratis.
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, Muhammad Jibril Abdullah, menilai kinerja Wali Kota saat ini lebih baik dibandingkan periode sebelumnya, khususnya dalam penanganan jalan rusak. Meski demikian, ia menekankan perlunya perhatian serius terhadap persoalan banjir dan masalah sosial seperti gelandangan, pengemis, dan Pak Ogah yang dinilai masih marak.
Dari tingkat lingkungan, Ketua RW 15 Sidomulyo Timur, H. Sutikno, mengaku manfaat program perbaikan jalan sudah dirasakan langsung oleh warga. Hal senada disampaikan Ketua RT 04 RW 03 Kelurahan Simpang Baru, Budi Sarwono, yang berharap kebijakan ke depan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Sugeng Pandika, pedagang Pasar Pagi Arengka, menilai perbaikan pengelolaan sampah di pasar sebagai perubahan nyata yang dirasakan masyarakat kecil. Penumpukan sampah yang sebelumnya kerap terjadi kini sudah tidak lagi ditemui.
Berbagai tanggapan tersebut menunjukkan adanya apresiasi sekaligus harapan besar masyarakat agar kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho terus konsisten menghadirkan perubahan positif dan menyelesaikan persoalan Kota Pekanbaru secara berkelanjutan.
(Riauterkini.com/TM)
Posting Komentar