BENGKALIS –Top Melayu .
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai dalam mendorong ekspor komoditas unggulan daerah guna meningkatkan pendapatan negara sekaligus membuka peluang pasar internasional bagi pelaku usaha lokal.
Hal tersebut disampaikan Bagus Santoso saat menerima audiensi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis, Novryansyah, di Ruang Rapat Wakil Bupati Bengkalis, Kamis (16/7/2026).
Menurut Bagus, berdasarkan pemetaan potensi daerah, Kabupaten Bengkalis memiliki peluang ekspor yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. Sektor perikanan, pertanian, perkebunan, serta hasil budidaya lokal dinilai memiliki daya saing untuk menembus pasar internasional apabila didukung tata kelola yang baik.
"Kita harus memaksimalkan hasil laut dan budidaya lokal untuk kebutuhan pasar ekspor serta mengoptimalkan pengelolaan hasil bumi daerah agar memiliki nilai tambah yang tinggi di pasar luar negeri," ujar Bagus.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Bea Cukai dapat membantu mengatasi berbagai kendala, terutama di bidang logistik dan regulasi ekspor. Dengan demikian, potensi ekonomi Bengkalis dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap peningkatan devisa serta penerimaan negara.
Bagus juga menilai kerja sama strategis dengan Bea Cukai menjadi langkah penting dalam menggali sumber pertumbuhan ekonomi baru di luar sektor minyak dan gas yang selama ini masih mendominasi.
"Hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dengan Bea Cukai selama ini telah berjalan dengan baik. Ke depan, fokus kita adalah memperkuat komoditas lokal agar mampu bersaing dan menembus pasar internasional," katanya.
Sementara itu, Kepala KPPBC TMP C Bengkalis Novryansyah menegaskan bahwa penguatan komoditas unggulan daerah menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keuangan negara sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
Menurutnya, pengawasan terhadap arus barang yang keluar dan masuk wilayah Indonesia harus terus diperkuat agar mampu mencegah masuknya barang impor ilegal serta menciptakan sistem perdagangan yang sehat.
"Apa yang sudah berjalan saat ini sudah baik, namun masih dapat terus ditingkatkan.
Melindungi negara sangat berkaitan dengan bagaimana kita mengelola arus barang yang masuk maupun keluar," ujar Novryansyah.
Ia juga menilai berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan merupakan bagian dari proses penyempurnaan sistem birokrasi.
Karena itu, dibutuhkan koordinasi yang kuat dan kolaborasi lintas instansi tanpa mengedepankan ego sektoral agar berbagai persoalan dapat diselesaikan secara efektif.
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis(man/inf)


Posting Komentar