Wakil Bupati Bagus Santoso Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan

 


BENGKALIS – Top Melayu.
Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para petani. Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menghadiri Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang digelar di lahan persawahan Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil, Jumat (17/7/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol.
Hengki Haryadi, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Haris Nur Priatno, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, serta Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Asep Setiawan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis.


Selain melakukan panen bersama, para tamu juga mengikuti Panen Raya Nasional secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kota Malang, Jawa Timur.


Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada kelompok tani di Kecamatan Siak Kecil berupa bantuan modal tunai dan mesin perontok padi yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi pertanian.


Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menjelaskan panen raya dilakukan di atas lahan seluas 50 hektare dengan menggunakan varietas padi Cibatu.


Produktivitas lahan diperkirakan mencapai 6,7 ton gabah per hektare, didukung penerapan Indeks Pertanaman (IP) 200 atau dua kali musim tanam dalam setahun.


"Produktivitas ini menunjukkan bahwa Bengkalis memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi padi. Dengan dukungan pemerintah, sinergi TNI-Polri, serta semangat para petani, kami optimistis target swasembada pangan secara bertahap dapat diwujudkan," ujar Bagus Santoso.


Ia menambahkan, kebutuhan konsumsi beras masyarakat Kabupaten Bengkalis saat ini mencapai sekitar 60 ribu ton per tahun, sementara produksi daerah baru mampu memenuhi sekitar 20 hingga 30 ribu ton per tahun.


"Artinya masih terdapat kekurangan yang harus dipenuhi dari daerah lain. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan produktivitas sektor pertanian," katanya.


Sementara itu, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, lahan pertanian di Desa Sepotong memiliki potensi yang sangat baik untuk terus dikembangkan.


"Kita melihat kondisi lahan sawah di Desa Sepotong cukup subur dan layak untuk terus ditanami sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan nasional," ujarnya.


Kasdam juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi.


"Kami berharap masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat terus menjaga lahan pertanian ini. Jangan sampai terjadi alih fungsi lahan sehingga mengurangi potensi produksi pangan di masa mendatang," tegasnya.


Panen raya tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari strategi mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bengkalis(man/inf )

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama